Pendampingan Eviden EDM

Kota Gorontalo (15/10/2025) – Bertempat di ruang perpustakaan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Gorontalo, kegiatan pendampingan Pengisian Eviden Evaluasi Diri Madrasah (EDM) berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pendamping Satuan Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Hj. Farida Halalutu, M.Pd.I, yang didampingi langsung oleh Kepala Satuan Pendidikan MIN 1 Kota Gorontalo Bapak Dr. Sutarjo Paputungan, M.Pd.I. Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah melalui proses evaluasi yang terukur, objektif, dan berbasis data.

Evaluasi Diri Madrasah (EDM) merupakan instrumen penting yang digunakan untuk menilai sejauh mana madrasah telah melaksanakan program kerja sesuai dengan standar mutu pendidikan yang ditetapkan oleh Kementerian Agama. Dalam kegiatan ini, Farida Halalutu memberikan arahan dan pendampingan teknis kepada tim EDM MIN 1 Kota Gorontalo dalam proses pengisian eviden atau bukti pendukung yang menjadi dasar penilaian. Setiap aspek dalam EDM, mulai dari perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, pengelolaan sarana prasarana, hingga capaian hasil belajar, dianalisis secara mendalam untuk memastikan kesesuaian antara data di lapangan dan dokumen pendukung yang ada.

Farida menegaskan bahwa pengisian eviden bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan bentuk refleksi diri madrasah terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan yang telah dilaksanakan. dengan EDM, madrasah dapat mengenali kekuatan dan kelemahan internal, sehingga dapat merancang langkah strategis dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di masa mendatang.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Tim Evaluasi Diri Madrasah (EDM) MIN 1 Kota Gorontalo, yang terdiri atas pendidik, tenaga kependidikan, dan unsur pimpinan madrasah. Mereka berperan aktif dalam menyusun, memverifikasi, serta mendokumentasikan setiap bukti pendukung yang diminta. kehadiran Farida Halalutu sebagai pendamping memberikan panduan langsung agar proses pengisian eviden dilakukan secara benar, transparan, dan sesuai dengan pedoman resmi.

Sementara itu, Kepala Satuan Pendidikan MIN 1 Kota Gorontalo, Sutarjo Paputungan, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa pendampingan EDM menjadi momentum penting bagi madrasah untuk meninjau kembali pelaksanaan program kerja yang telah dijalankan selama satu tahun terakhir. “kegiatan ini tidak hanya bertujuan memenuhi kewajiban administrasi, tetapi juga menjadi sarana introspeksi bagi seluruh warga madrasah agar terus berkomitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan,” ujar Sutarjo.

Kegiatan berlangsung di ruang perpustakaan Al-Hikmah MIN 1 Kota Gorontalo, yang disulap menjadi ruang kerja kolaboratif penuh semangat. Suasana ruangan tampak hidup dengan diskusi aktif antara pendamping dan tim madrasah. Setiap anggota tim memanfaatkan fasilitas yang ada untuk menyiapkan dokumen dan data yang dibutuhkan, menciptakan atmosfer kerja yang produktif dan menyenangkan.

Pendampingan ini dilaksanakan pada Selasa, 15 Oktober 2025, mulai pukul 13.00 WITA hingga selesai. Meski berlangsung selama beberapa jam, antusiasme peserta tidak surut hingga akhir kegiatan. Setiap tahapan pendampingan diikuti dengan penuh kesungguhan, mulai dari verifikasi dokumen hingga penjelasan teknis pengisian aplikasi EDM.

Tujuan utama dari kegiatan pendampingan ini adalah untuk memastikan seluruh proses pengisian EDM dilakukan secara akurat dan sesuai ketentuan. Evaluasi Diri Madrasah menjadi fondasi penting dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah (RKAM) yang berbasis data mutu. dengan kata lain, hasil EDM akan menjadi dasar bagi madrasah dalam menetapkan program prioritas dan strategi pengembangan di tahun berikutnya.

Farida Halalutu menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk membangun budaya mutu di lingkungan madrasah. “Melalui EDM, madrasah dapat melakukan perbaikan berkelanjutan. Setiap data dan eviden yang dikumpulkan bukan hanya untuk laporan, tetapi untuk memotret kondisi nyata madrasah agar kita tahu apa yang harus ditingkatkan,” jelasnya.

Proses pendampingan dilakukan secara interaktif dan partisipatif. Farida Halalutu memandu peserta dalam mengidentifikasi bukti pendukung yang relevan, memberikan contoh pengisian yang tepat, serta menjawab berbagai kendala teknis yang dihadapi tim. Diskusi berlangsung terbuka, di mana setiap peserta diberi kesempatan menyampaikan pertanyaan dan pengalaman terkait pelaksanaan EDM di unit masing-masing.

Suasana pendampingan terasa akrab dan produktif. Tim EDM MIN 1 Kota Gorontalo menunjukkan kerja sama yang solid, saling membantu dalam menyiapkan data dan dokumen pendukung. Di akhir kegiatan, Farida memberikan apresiasi atas kesiapan dan komitmen tim madrasah dalam menyelesaikan proses evaluasi dengan baik. Ia juga berharap hasil EDM kali ini dapat menjadi pijakan strategis bagi peningkatan mutu madrasah di masa mendatang.

Dengan terselenggaranya kegiatan pendampingan ini, MIN 1 Kota Gorontalo semakin menunjukkan komitmennya untuk menjadi madrasah unggul yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, transparansi tata kelola, dan penguatan budaya evaluasi berkelanjutan.

Editor: Halik
Fotografer: Rizal Bempa